MK-TIPIKOR|| Cianjur/ Semangat sportivitas dan pembinaan atlet usia dini mewarnai Kejuaraan Antar Pelajar Dojo Karate Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Kabupaten Cianjur memperebutkan Piala Dandim 0608/Cianjur. Sebanyak 280 karateka pelajar dari berbagai dojo se-Kabupaten Cianjur menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang yang digelar di Gedung Generasi Muda (GGM) Cianjur, Minggu (26/7/2026).
Kejuaraan yang berlangsung sejak pagi itu menjadi momentum penting dalam upaya mencetak atlet-atlet karate berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga bela diri di Kabupaten Cianjur. Tidak hanya menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembentukan karakter, disiplin, mental juang, dan jiwa sportivitas bagi para peserta sejak usia dini.
Ketua LEMKARI Kabupaten Cianjur, Julkarnaen Simarmata, mengatakan kejuaraan antar dojo ini merupakan program pembinaan rutin yang diselenggarakan LEMKARI sebagai bagian dari komitmen dalam mencetak atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di berbagai jenjang kompetisi.
“Kegiatan hari ini adalah Kejuaraan Antar Pelajar Dojo se-Kabupaten Cianjur di bawah naungan LEMKARI. Pesertanya berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan mengusung tema Menjunjung Tinggi Sportivitas,” ujar Julkarnaen.
Menurutnya, tema tersebut dipilih karena nilai sportivitas merupakan fondasi utama dalam olahraga karate. Selain mengejar prestasi, setiap atlet juga dituntut memiliki integritas, kedisiplinan, rasa hormat kepada lawan, serta mampu menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap yang dewasa.
Julkarnaen menegaskan, kejuaraan ini murni merupakan agenda pembinaan LEMKARI Kabupaten Cianjur dan tidak berkaitan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Cianjur. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi para karateka muda agar kemampuan teknik dan mental bertanding mereka terus berkembang.
“Ajang ini merupakan bagian dari proses pembinaan atlet. Kami ingin memberikan pengalaman bertanding sejak dini agar mereka memiliki mental kompetitif yang kuat dan siap menghadapi kejuaraan di level yang lebih tinggi,” katanya.
Ia menjelaskan, para atlet yang tampil merupakan perwakilan dari seluruh dojo LEMKARI yang tersebar di Kabupaten Cianjur. Tingginya antusiasme peserta, yang mencapai sekitar 280 karateka, menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap olahraga karate terus mengalami peningkatan.
Menurut Julkarnaen, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang, konsistensi latihan, kompetisi yang berkesinambungan, serta dukungan dari pelatih, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan agar lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.
Ia optimistis, melalui kejuaraan seperti ini akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu membawa nama Kabupaten Cianjur di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Target kami bukan hanya menghasilkan juara di tingkat kabupaten. Kami ingin atlet-atlet LEMKARI Cianjur mampu menembus kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Semua itu tentu harus diawali dari pembinaan yang terarah dan berkesinambungan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Julkarnaen berharap kejuaraan antar dojo dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Menurutnya, keberlangsungan pembinaan olahraga membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, DPRD, hingga masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik Dandim 0608/Cianjur, Kapolres Cianjur, Pemerintah Kabupaten Cianjur, DPRD, maupun seluruh stakeholder.
Dengan kolaborasi yang baik, pembinaan atlet karate akan semakin optimal dan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme,” tuturnya.
Kejuaraan Antar Pelajar Dojo Karate LEMKARI Piala Dandim 0608/Cianjur tidak sekadar menjadi ajang perebutan medali. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui olahraga.
Dari tatami di Gedung Generasi Muda Cianjur, harapan besar tumbuh agar lahir atlet-atlet karate yang kelak mampu mengibarkan nama Kabupaten Cianjur di panggung nasional hingga internasional.
Ben
