Bhayangkara Poso Overland 2026 Ditutup “Zero Accident”, Potensi Wisata Poso Makin Terangkat.
Mktipikor.id||POSO — Rangkaian kegiatan otomotif Bhayangkara Poso Overland 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan HUT Ke-81 Republik Indonesia resmi ditutup di Wisata Saluopa Indah, Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (9/8/2026).
Event yang mengusung tema “Jejak Seribu Megalith Menyusuri Pesona Danau Poso” ini diikuti oleh 125 peserta offroad dari berbagai daerah di Sulawesi, antara lain Palu, Luwu Timur, Palopo, Soroako, Polewali Mandar (Polman), Parigi, hingga tuan rumah Poso. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan rute menantang selama tiga hari tanpa insiden kecelakaan (zero accident).
Penutupan kegiatan dihadiri oleh Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, Karolog Polda Sulteng Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan, Kabid TIK Polda Sulteng Kombes Pol Heni Agus Sunandar, perwakilan Bupati Poso, jajaran Forkopimcam Pamona Puselemba, hingga tokoh masyarakat dan agama setempat.
Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, agenda ini tidak sekadar menjadi ajang petualangan otomotif, tetapi juga instrumen untuk mempromosikan potensi wisata daerah serta mempererat persatuan masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini memberikan makna dan pengalaman berharga. Melalui momentum Hari Bhayangkara dan HUT RI, mari kita tunjukkan kecintaan kepada tanah air dengan terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong,” kata Alowisius.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kasat Intelkam Polres Poso, AKP La Ode Muhamad Alaudin. Ia menekankan bahwa keselamatan peserta menjadi prioritas utama selama menyusuri rute ekstrem di kawasan Poso.
“Capaian zero accident selama tiga hari melintasi rute menantang adalah bukti komitmen bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas offroad. Ini menjadi evaluasi positif sekaligus fondasi untuk menyelenggarakan event berskala lebih besar di masa mendatang,” ujar La Ode.
Acara penutupan yang diwarnai doa bersama pimpinan gereja Sinode GKST Pdt. Berta Lasampa dan pembagian doorprize berakhir aman serta kondusif pada pukul 12.15 WITA. Panitia berharap ajang tahunan ini dapat terus berlanjut dan memantapkan posisi Kabupaten Poso sebagai salah satu destinasi utama wisata olahraga (sport tourism) otomotif nasional.Pungkasnya”(Arwis)






