Dugaan Oknum PGRI ” Campur Tangan Pengerjaan REFITALISASI Anggaran Th. 2026 Di SDN 4 Gunungtanjung Kab.Tasikmalaya

Oknum kepala sekolah nikmati fi dari Revitalisasi

Pendidikan19 Views

Dugaan Intervensi Oknum Pensiunan & Penyalahgunaan Anggaran Revitalisasi SDN 4 Gunungtanjung

 

MK-TIPIKOR.ID || TASIKMALAYA — Program revitalisasi satuan pendidikan di SD Negeri 4 Gunungtanjung, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1.138.432.935,-, kini disorot tajam. Di tengah proses pengerjaan yang masih berlangsung, muncul dugaan kuat adanya intervensi pihak luar yang tidak memiliki kewenangan resmi.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, dugaan tersebut mengarah pada seorang oknum anggota PGRI yang telah pensiun dari ASN (guru SDN), namun diduga ikut campur tangan dan mengatur jalannya pengerjaan proyek revitalisasi. Keberadaan pihak yang sudah tidak berstatus pegawai negara ini menuai pertanyaan besar: apa kepentingannya dalam proyek yang seharusnya dikelola secara mandiri dan profesional?

 

Tidak hanya itu, muncul pula dugaan serius bahwa oknum Kepala Sekolah menikmati aliran dana dari anggaran revitalisasi tersebut. Masyarakat mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran Rp1,1 miliar yang dikelola melalui mekanisme P2SP ini.

 

Poin Kritis:

– ⚠️ Oknum pensiunan diduga mengintervensi pengaturan pengerjaan proyek

– ⚠️ Dugaan oknum Kepala Sekolah menikmati aliran dana revitalisasi

– ⚠️ Belum adanya laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang terbuka untuk publik

– ⚠️ Proyek bernilai Rp1.138.432.935,- dari APBN Tahun 2026

 

MK-TIPIKOR akan terus memantau proses pengerjaan dan pertanggungjawaban anggaran ini. Kami mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya segera melakukan pemeriksaan mendalam. Anggaran negara adalah amanah rakyat — siapa pun yang merugikan keuangan negara, hukum dan sanksi menanti.

Simak selengkapnya di Edisi mendatang….!!!

Laporan: Tim Investigasi MK-TIPIKOR

Jurnalis: H. Iwan Gunawan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *