BUMDes Gempol Mandiri Ubah Sampah Jadi PADes dan Peluang Kerja

BUMDes Gempol Mandiri Ubah Sampah Jadi PADes dan Peluang Kerja

Berita38 Views

MK-TIPIKOR || KABUPATEN CIREBON — Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gempol Mandiri di Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis desa, yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Keberadaan TPS BUMDes Gempol Mandiri berawal dari keresahan Pemerintah Desa Gempol terhadap maraknya pembuangan sampah sembarangan di wilayahnya.

 

Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Gempol dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, titik-titik pembuangan sampah pembohong secara bertahap berhasil ditutup dan dikelola menjadi sistem pengolahan sampah yang lebih terpadu.

 

Kepala Desa Gempol, Askarno, mengatakan pengelolaan sampah di desanya terus dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor industri.

 

“Kami berkolaborasi dengan Indocement untuk pembuangan RDF, dari situ kami bisa memperoleh pendapatan asli desa (PADes) dan mengurangi kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat sekitar untuk berkerja di Tempat Pengelolaan Sampah BUMDES Gempol Mandiri,” ujar Askarno saat ditemui, Jumat (3/7/2026).

 

Selain mengolah sampah, BUMDes Gempol Mandiri juga mengembangkan berbagai inovasi, di antaranya budidaya maggot serta produksi pupuk organik cair yang memanfaatkan limbah buah-buahan.

 

Maggot hasil budidaya bahkan diolah menjadi pakan ternak melalui proses penyangraian menggunakan pasir, sehingga memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.

 

“Pemilahan sampah dari rumah itu sangat membantu proses pengolahan sampah. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat bisa memilah sampah di rumah masing-masing, setidaknya sampah organik dan anorganik,” ujar Dede.

 

Dukungan terhadap pengelolaan sampah berbasis kolaborasi juga datang dari dunia usaha. Environment Section Head PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Cirebon, Erna Lestianingrum, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan.

 

“Indocement mendukung penuh semua kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan. Harapannya kita bisa bersinergi untuk kelestarian lingkungan kita,” ujar Erna.

 

Melalui sinergi antara pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Cirebon, masyarakat, dan dunia usaha, TPS BUMDes Gempol Mandiri diharapkan terus berkembang menjadi model pengelolaan sampah yang mampu menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. (Diskominfo) Red**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *