Dua Oknum Nakes RSUD Poso Diduga WTS (Waktu Tempat Sering) Mesum di Tempat Kerja, Direktur Mengaku Belum Tahu

Dipergoki Rekan Kerja, Diduga Bukan Yang Pertama

Berita Daerah770 Views

Geger! Dua Oknum Nakes RSUD Poso Diduga WTS (Waktu Tempat Sering) Mesum di Tempat Kerja, Direktur Mengaku Belum Tahu.

Mkripikor.id||POSO — Isu dugaan skandal perbuatan asusila mengguncang lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso. Dua oknum petugas kesehatan (nakes) diduga kuat tertangkap tangan tengah berhubungan badan layaknya suami istri di dalam lingkungan kerja pada Kamis malam (08/07).

Sontak, kabar burung yang beredar cepat di kalangan staf dan masyarakat ini makin meresahkan publik.

Dipergoki Rekan Kerja, Diduga Bukan Yang Pertama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, aksi terlarang dua oknum nakes tersebut terbongkar setelah seorang petugas lain secara tidak sengaja memergoki tindakan mereka saat piket malam.

“Ada kemungkinan perbuatan terlarang ini sudah sering dilakukan, tapi baru kali ini mereka apes dan dipergoki oleh petugas lain,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Yang lebih memprihatinkan, kedua pelaku diketahui sama-sama telah memiliki pasangan sah secara hukum dan agama. Oknum nakes pria berinisial SL diketahui sudah beristri, sementara oknum nakes wanita berinisial NN juga berstatus sudah bersuami.

Pimpinan RSUD Poso Belum Buka Suara.

Merespons kabar miring yang mencoreng institusi medis ini, Direktur RSUD Poso, dr. Jemy, saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (10/07) memberikan tanggapan singkat.

“Mohon maaf, saya masih di luar kota. Informasi terkait dugaan perselingkuhan di ruang kerja belum saya ketahui atau belum menerima laporan dari petugas kesehatan,” ujar dr. Jemy singkat.

Upaya konfirmasi lanjutan terus dilakukan oleh awak media guna memastikan kebenaran informasi serta langkah tegas yang akan diambil pimpinan terhadap kedua oknum tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak pimpinan RSUD Poso belum memberikan keterangan resmi lebih rinci.

Masyarakat kini menanti kejelasan dan tindak lanjut dari pihak manajemen RSUD Poso untuk menjaga integritas serta nama baik instansi pelayanan publik tersebut.Pungkasnya”(Arwis)