Hadapi Karakter Gen Z, Pengasuh SPN Polda Sulteng Dibekali Kemampuan Konseling Psikologi.

Langkah ini dilakukan guna menyelaraskan pola pembinaan disiplin kepolisian dengan pendekatan psikologis modern yang ramah terhadap karakteristik Generasi Z (Gen Z).

Berita18 Views

Mktipikor.id||PALU – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar pelatihan peningkatan kemampuan konselor bagi para pengasuh dan tenaga pendidik (gadik) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulteng. Langkah ini dilakukan guna menyelaraskan pola pembinaan disiplin kepolisian dengan pendekatan psikologis modern yang ramah terhadap karakteristik Generasi Z (Gen Z).

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng tersebut berlangsung di Aula SPN Polda Sulteng, Palu, pada Selasa (14/7/2026). Pelatihan ini dirancang untuk membekali para instruktur agar mampu menjaga kesehatan mental siswa selama menjalani masa pendidikan pembentukan bintara Polri.

 

Menjembatani Disiplin dan Kesehatan Mental.

 

Kepala Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa pengasuh dan pendidik merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter serta mental para calon anggota Polri. Oleh karena itu, kemampuan mendeteksi dan menangani persoalan psikologis siswa secara persuasif menjadi hal yang mutlak dikuasai.

 

“Pengasuh dan tenaga pendidik harus mampu memosisikan diri sebagai konselor yang peka terhadap kondisi psikologis siswa. Melalui pendekatan ini, pembinaan tidak hanya berjalan disiplin, tetapi juga efektif dalam mencetak personel Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Kompol Akhmad Kunaefi di Palu, Selasa.

 

Memahami Pola Komunikasi Generasi Z.

 

Salah satu fokus utama dalam pelatihan yang melibatkan staf psikologi dan akademisi ini adalah bedah karakteristik Generasi Z. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai, tantangan mental, serta gaya komunikasi yang relevan dengan generasi muda saat ini.

 

●Materi difokuskan pada strategi komunikasi efektif agar para pengasuh dapat:

Membangun hubungan emosional yang positif dan produktif dengan peserta didik.

 

●Menyampaikan instruksi dan teguran disiplin tanpa menurunkan motivasi atau memicu tekanan mental berlebih.

 

●Menerapkan teknik konseling dasar jika mendapati siswa yang mengalami hambatan psikologis selama pendidikan.

 

Digitalisasi Pemantauan lewat Aplikasi Tinombala.

 

Tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional, Bagian Psikologi Ro SDM Polda Sulteng juga memperkenalkan inovasi digital berupa Aplikasi Tinombala Sulteng.

Aplikasi ini difungsikan sebagai platform pelaporan dan pemantauan kondisi psikologis siswa secara berkala. Dengan sistem digital ini, setiap dinamika perkembangan mental siswa di SPN dapat terdeteksi lebih cepat dan terstruktur, sehingga potensi kendala psikologis dapat diintervensi sejak dini.

 

Melalui integrasi antara kapasitas konseling personal dan dukungan teknologi ini, Polda Sulteng berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan kepolisian yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa mengorbankan ketangguhan fisik dan mental yang menjadi pilar utama Korps Bhayangkara.Pungkasnya”(Arwis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *