Pengumuman Resmi MA: Seleksi Jabatan Hakim Tinggi Pengawasan dan Hakim Yustisial Dibuka

Mahkamah Agung menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan tanpa dipungut biaya

Nasional90 Views

Pengumuman Resmi MA: Seleksi Jabatan Hakim Tinggi Pengawasan dan Hakim Yustisial Dibuka

Jakarta|| Mktipikor.id – Mahkamah Agung melalui Badan Pengawasan (Bawas) kembali membuka seleksi pengisian jabatan Hakim Tinggi Pengawasan dan Hakim Yustisial Tahun 2026. Seleksi tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor 4056/BP/PENG.KP1.1.2/VII/2026 yang diterbitkan pada Jumat (31/7).

Untuk jabatan Hakim Tinggi Pengawasan, pelamar dapat berasal dari hakim tinggi pada lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama, dan Peradilan Tata Usaha Negara. Kesempatan juga diberikan kepada hakim tingkat pertama yang menjabat sebagai ketua atau wakil ketua pengadilan, maupun hakim yang memenuhi persyaratan khusus sebagaimana diatur dalam pengumuman.

Selain itu, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan umum, antara lain tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin dalam bentuk apa pun, berusia paling rendah 60 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta mampu mengoperasikan komputer. Khusus pelamar dari lingkungan Peradilan Umum, diutamakan memiliki sertifikat hakim niaga dan/atau sertifikat hakim perselisihan hubungan industrial.

Sementara itu, untuk jabatan Hakim Yustisial, pelamar harus berstatus sebagai hakim pengadilan tingkat pertama dengan golongan ruang paling rendah III/d dan paling tinggi IV/a bagi hakim yang berasal dari Peradilan Umum dan Peradilan Agama, serta memenuhi persyaratan lain sebagaimana tercantum dalam pengumuman, termasuk sehat jasmani dan rohani.

Tahapan seleksi diawali dengan pendaftaran pada 3–14 Agustus 2026, dilanjutkan seleksi administrasi dan profiling integritas pada 18 Agustus–4 September 2026. Hasil seleksi administrasi dan profiling integritas akan diumumkan pada 10 September 2026, kemudian peserta yang lolos akan mengikuti assessment dan wawancara pada 16–18 September 2026. Adapun hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 25 September 2026.

Mahkamah Agung menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Peserta diimbau untuk berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Mahkamah Agung dan menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan dalam bentuk apa pun.

(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *