DENGAN TRANSPARANSI, PEMBANGUNAN JEMBATAN 2 DAYEUHKOLOT-BALEENDAH DIKEBUT DEMI URAI KEMACETAN

Nasional40 Views

DENGAN TRANSPARANSI, PEMBANGUNAN JEMBATAN 2 DAYEUHKOLOT-BALEENDAH DIKEBUT DEMI URAI KEMACETAN

MKTIPIKOR.ID || KAB. BANDUNG — Pembangunan Jembatan ke-2 penghubung kawasan Dayeuhkolot–Baleendah terus dimacu oleh Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Provinsi Jawa Barat. Proyek strategis ini ditargetkan menjadi solusi utama mengurai kemacetan kronis yang selama ini melanda kawasan Bandung Selatan.

Berdasarkan data kontrak, pekerjaan penggantian jembatan Citarum Dayeuhkolot bernilai Rp48.729.605.729,82, dikerjakan penyedia jasa PT. Bahana Krida Nusantara dengan masa pelaksanaan 160 hari kalender, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026.

Pantauan di Lokasi

Tim jurnalis MK-Tipikor memantau langsung progres di lapangan. Pengerjaan pondasi dan struktur jembatan berjalan lancar, alat berat dan material sudah terpasang, pekerja aktif melakukan pengecoran dan pemasangan rangka. Area proyek juga telah dipasang pagar pembatas yang cukup tinggi, sehingga kegiatan konstruksi berjalan aman dan kondusif tanpa mengganggu pengguna jalan maupun pejalan kaki yang melintas.

Pencegahan Korupsi Jadi Fondasi Utama

Pembangunan infrastruktur senilai puluhan miliar rupiah ini harus senantiasa dijaga dari potensi penyimpangan. Transparansi dan akuntabilitas di setiap tahapan adalah kunci agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar terwujud menjadi karya nyata bagi rakyat — bukan keuntungan pribadi segelintir pihak. Tidak ada ruang sedikit pun untuk kebocoran anggaran. Pengawasan bersama antara pemerintah, pelaksana, dan masyarakat sangat diperlukan agar proyek selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan bebas dari praktik korupsi.

Harapan Masyarakat

Warga menyambut positif pembangunan ini. Selama ini jembatan lama kerap menjadi titik kemacetan parah, terutama jam sibuk. Dengan hadirnya jembatan baru, arus lalu lintas dapat dibagi dua arah, konektivitas semakin lancar, dan roda perekonomian warga Dayeuhkolot, Baleendah, hingga Bojongsoang diharapkan berputar lebih cepat.

Dinas BMTR Provinsi Jawa Barat diharapkan terus menjaga komitmen penyelesaian sesuai target waktu dan mutu. Jembatan ini adalah milik rakyat, dibangun dengan uang rakyat — karenanya harus dikelola dengan kejujuran penuh. MK-Tipikor akan terus memantau progres hingga tuntas dan difungsikan sepenuhnya untuk masyarakat.

Laporan: IWAN G /RBS — MK-TIPIKOR

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *