Mktipikor.id||POSO, SULAWESI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Poso resmi meluncurkan platform digital terpadu bertajuk SOGILI POSO (Strategi Optimalisasi Gerakan Integratif Layanan Informasi Poso) pada Senin (20/7/2026).
Inovasi yang diprakarsai oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Poso ini dihadirkan sebagai wujud komitmen daerah dalam mempercepat transformasi digital dan memperkuat pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
SOGILI POSO dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik, portal informasi, serta manajemen data pemerintahan ke dalam satu ekosistem sistem terpadu. Kehadiran platform ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung kebijakan pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making).
Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, M.PSDM., menegaskan bahwa digitalisasi tata kelola pemerintahan merupakan langkah strategis daerah dalam merespons tantangan reformasi birokrasi dan ekspektasi publik terhadap pelayanan prima.
“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan dasar birokrasi modern. Melalui SOGILI POSO, kami berkomitmen membangun ekosistem pemerintahan yang cepat, transparan, terintegrasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Verna dalam sambutannya.
Mengangkat Kearifan Lokal untuk Birokrasi Modern.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Poso, I Wayan Susanto, S.STP., menjelaskan bahwa penamaan platform SOGILI diadaptasi dari nama spesies ikan endemik yang mendiami Danau Poso. Pilihan nama ini mengandung filosofi ketangguhan, kearifan lokal, dan identitas daerah yang dipadukan dengan adaptabilitas teknologi modern.
“Pemanfaatan nama SOGILI merupakan wujud nilai kearifan lokal yang kami transformasikan menjadi semangat inovasi. SOGILI POSO bukan hanya soal adopsi teknologi mutakhir, melainkan fondasi untuk membawa pelayanan publik menjadi lebih dekat, transparan, dan terukur bagi seluruh warga Poso,” tutur Wayan.
Guna memastikan efektivitas platform digital ini, Pemkab Poso mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk aktif mengoptimalkan SOGILI POSO sebagai standar baru operasional pelayanan publik dan pengelolaan data daerah secara menyeluruh.
Tentang Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Poso:
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Poso bertugas dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang komunikasi, informatika, statistik, dan persandian guna mendukung terwujudnya Poso yang maju, sejahtera, dan terdigitalisasi.Pungkasnya”(Arwis)






