Aksi Damai Para Jurnalis Di Kantor Bupati Kuningan Tuntut Presiden Prabowo Subianto ‘Jurnalis Bukan Londo Ireng’

Para pekerja pers menegaskan bahwa tindakan kritis dalam menyuarakan fakta dan kepentingan publik bukanlah tindakan pengkhianat

Nasional20 Views

Aksi Damai Wartawan Kuningan

MK TIPIKOR.id || Jawa Barat _ Kuningan – Puluhan awak media yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Kuningan menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Kuningan, Senin (3/8). Aksi ini sebagai bentuk protes keras atas pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyamakan jurnalis sebagai Londo Ireng, sebutan yang dimaknai sebagai pengkhianat dan sangat menghina profesi kewartawanan.

Mengawali orasi, salah satu juru bicara solidaritas menegaskan: “Kami bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Kami menyuarakan fakta, mengawal kebenaran, bekerja untuk kepentingan publik, dan bukan musuh pemerintah. Kami adalah Pilar Keempat yang turut membangun negeri ini! Jangan lupakan sejarah, kami bukan pengkhianat dan bukan penentang arus.” Seruan ini disambut serempak seluruh peserta dengan mengepalkan tangan kiri ke atas sebagai tanda solidaritas.

Beberapa perwakilan maju bergantian menyampaikan aspirasi. Seorang wartawan senior mengangkat tongkat yang dihiasi Bendera Merah Putih sebagai lambang pengabdian kepada bangsa. Rangkaian orasi ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara khidmat oleh seluruh peserta.

Sekitar 100 jurnalis dari media cetak, elektronik, dan daring hadir dalam aksi ini. Mereka membentangkan spanduk besar bertuliskan JURNALIS BUKAN “LONDO IRENG”, lengkap dengan tulisan pendukung: Yang kami bela bukan kekuasaan, yang kami bela adalah kebenaran, Memajukan pers yang merdeka. Selain itu, berbagai poster berisi tuntutan juga dibentangkan di sepanjang sisi jalan.

Para peserta berjalan kaki mulai pukul 13.00 WIB menutup ruas jalan utama Siliwangi–Purwawinangun, tepat di depan kantor Bupati Kuningan tanpa masuk ke area halaman kantor. Aspirasi diterima langsung oleh Sekda Kuningan Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, S.E., Kepala Diskominfo Kuningan Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., serta Asda I dan Asda II.

Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengamanan ketat dari jajaran Polres Kuningan dan Polsek se-Kabupaten, meliputi personel Sabhara, Dalmas, Lalu Lintas, Reskrim, dan Intel. Petugas kepolisian mengatur buka-tutup jalan dan pengalihan arus lalu lintas dengan baik sehingga situasi tetap aman dan terkendali tanpa kemacetan berkepanjangan.

Melalui pimpinan daerah setempat, para wartawan meminta agar aspirasi segera disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Tuntutan utama: meminta permintaan maaf secara terbuka serta meralat pernyataan kontroversial tersebut. Para pekerja pers menegaskan bahwa tindakan kritis dalam menyuarakan fakta dan kepentingan publik bukanlah tindakan pengkhianat, melainkan amanat undang-undang dan fungsi kontrol sosial bagi kemajuan bangsa.

Para peserta berharap aksi damai ini menjadi peringatan bahwa kemerdekaan pers wajib dihormati dan dilindungi seluruh elemen bangsa. Hingga aksi berakhir, seluruh peserta tetap tertib dan membubarkan diri secara sukarela dalam keadaan aman.
(M. Togar/Rico)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *