Dari Makassar, Pemkab Bandung Teguhkan Dukungan terhadap Gerakan PKK sebagai Mitra Strategis Pembangunan

Acara tersebut dihadiri Pelindung TP PKK Pusat Selvi Gibran Rakabuming, didampingi Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian

Nasional22 Views

Dari Makassar, Pemkab Bandung Teguhkan Dukungan terhadap Gerakan PKK sebagai Mitra Strategis Pembangunan

 

MKtipikor|| MAKASSAR – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung turut menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026). Kehadiran TP PKK Kabupaten Bandung yang diwakili Wakil Ketua PKK Kabupaten Bandung, Margin Winaya Hermawan tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung penguatan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

 

Puncak HKG PKK ke-54 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Dekranas ke-46 tersebut dihadiri sekitar 2.200 peserta yang terdiri atas jajaran TP PKK Pusat, TP PKK dari 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota se-Indonesia, organisasi Seruni, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

 

Acara tersebut dihadiri Pelindung TP PKK Pusat Selvi Gibran Rakabuming, didampingi Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian. Turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga yang menjadi mitra strategis TP PKK.

 

Dalam sambutannya, Menteri PPPA, Arifah Fauzi menegaskan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah karena memiliki jangkauan hingga tingkat keluarga melalui kelompok dasawisma. Peran tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM, hingga peningkatan literasi digital kader PKK.

 

“Kerja nyata para kader PKK hingga tingkat dasawisma merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan. PKK harus menjadi agent of change yang responsif dan solid,” ujar Arifah.

 

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menekankan tiga prioritas pembangunan kesehatan, yakni percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit tidak menular melalui deteksi dini, serta penguatan perilaku hidup bersih dan lingkungan sehat. Menurutnya, kader PKK merupakan garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat mulai dari lingkungan keluarga.

 

“PKK harus kuatkan pencegahan di hulu, dimulai dari rumah. Keluarga sehat berarti negara kuat,” tegas Budi.

 

Pada kesempatan tersebut, Selvi Gibran Rakabuming mengajak seluruh TP PKK, Dekranas, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Ia juga menekankan pentingnya transformasi kader PKK agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan semakin mampu menjadi agen perubahan dalam pembangunan keluarga.

 

Rangkaian HKG PKK ke-54 juga diisi dengan penandatanganan kerja sama TP PKK bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta sejumlah kementerian dan lembaga lainnya. Selain itu, diberikan lencana penghargaan kepada kader PKK yang telah mengabdi lebih dari 25 tahun, serta dilakukan pemecahan Rekor MURI melalui aksi minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak oleh 54.000 ibu hamil di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

 

Melalui keikutsertaan dalam HKG PKK ke-54, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap berbagai arahan strategis yang disampaikan pemerintah pusat semakin memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Bandung. Sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, mandiri, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *