Mktipikor.id || Bandung _ Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Pada hari Kamis (13/8/2026) Peresmian ini disiarkan langsung serta dilaporkan kepada Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, Kapolsek Cicalengka, serta Kepala Desa Panenjoan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen polda bersama stakeholder dalam mendukung Asta Cita Presiden RI melalui program Jembatan Merah Putih Presisi.
“Dapat kami laporkan, dalam mendukung Asta Cita Presiden RI melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, Polda Jawa Barat bersama pemerintah daerah, stakeholder, dan berbagai elemen masyarakat telah selesai membangun dan merenovasi 137 jembatan di berbagai wilayah Jawa Barat,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Irjen Pol. Pipit merincikan, dari total 137 jembatan tersebut, sebanyak 136 jembatan telah selesai dikerjakan. Sementara itu, 1 jembatan lainnya yang berlokasi di Kalipucang, Pangandaran, masih dalam proses pembangunan dengan progres mencapai 60%.
“Secara keseluruhan, jembatan tersebut memiliki total bentang sekitar 2,07 kilometer yang diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 584 ribu masyarakat,” ungkapnya.
Khusus untuk jembatan di Desa Panenjoan, Pipit menjelaskan bahwa sebelumnya warga sekitar hanya mengandalkan jembatan bambu sederhana untuk melintas. Jembatan tersebut menjadi jalur krusial yang menghubungkan Desa Panenjoan di Cicalengka dengan Desa Nanjung Mekar di Rancaekek.
“Sebelumnya masyarakat hanya menggunakan jembatan sederhana dari bambu untuk menghubungkan Desa Panenjoan, Cicalengka, dengan Desa Nanjung Mekar, Rancaekek. Padahal, akses ini sangat penting bagi mobilitas sekitar 1.500 jiwa,” tutur Irjen Pol. Pipit.
Ia menambahkan, kehadiran jembatan permanen yang lebih kokoh dan aman ini diharapkan mampu mendorong kemajuan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat sekitar.
“Bagi kami, Jembatan Merah Putih Presisi bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi mendorong kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Polda Jawa Barat bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ben












