Korban Pembacokan di Kedungreja Cilacap Lapor Polisi, Warga Resah Pelaku Masih Bebas

Peristiwa pembacokan itu terjadi Senin pagi, 10 Agustus 2026

Kriminal27 Views

MK-TIPIKOR.ID || CILACAP – Rasa takut masih menyelimuti warga Desa Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, buntut kasus pembacokan yang menimpa salah satu warganya. Korban, M. Khosim Nur Ali (31), telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungreja, Polresta Cilacap pada Senin 10 Agustus 2026 dengan nomor laporan STTP/59/VIII/2026/SPKT.

 

Peristiwa pembacokan itu terjadi Senin pagi, 10 Agustus 2026. Saat itu korban sedang bersiap untuk beraktivitas menyadap di sekitar rumahnya. Tanpa ada pemicu yang jelas, pelaku berinisial WHD yang merupakan tetangga korban tiba-tiba datang dan langsung menyerang.

 

“Saya sempat menghindar, tapi punggung saya tetap kena sabetan sajam,” ujar Khosim kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

 

Aksi kekerasan pelaku tidak hanya berhenti pada korban. Berdasarkan keterangan salah satu saksi mata, WHD juga sempat mengejar ayah korban yang hendak berusaha melerai.

 

“Saat itu saya mau berangkat kerja dan berhenti cek bensin. Saya lihat pelaku jalan ke rumah korban bawa sajam. Pas kejadian, ayah korban mau melerai tapi malah dikejar sampai lari tunggang langgang,” jelas saksi.

 

Saksi mengaku telah menerima surat undangan dari Polsek Kedungreja untuk dimintai keterangan terkait proses penyelidikan pada Jumat, 14 Agustus 2026.

 

Hingga saat ini, terduga pelaku WHD diketahui masih bebas berkeliaran. Kondisi ini membuat warga sekitar merasa resah.

 

“Kami takut, Pak. Apalagi perempuan dan anak-anak. Tolong segera diamankan,” ujar salah seorang warga saat dikonfirmasi.

 

Korban sendiri berharap pihak kepolisian dapat segera memproses hukum pelaku sesuai dengan perbuatannya. Rasa was-was juga dirasakan Khosim dan keluarga dalam beraktivitas sehari-hari.

“Saya khawatir dan tidak nyaman. Mau beraktivitas di luar takut, di rumah malam hari juga was-was,” ungkapnya. Koordinator MK-TIPIKOR (Red.Jalak007)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *