Tembak Mati ‘Jantung’ Eskavator: Tim Gabungan Lumpuhkan Armada Tambang Ilegal di Lore Selatan, Sabu & Uang Tunai Turut Disita!

Menjawab keresahan dan kecurigaan warga terkait potensi kembalinya alat berat beroperasi, tim gabungan Satpol PP, Polres Poso, serta TNI dari Koramil 1307-03 Lore Selatan

Nasional202 Views

Tembak Mati ‘Jantung’ Eskavator: Tim Gabungan Lumpuhkan Armada Tambang Ilegal di Lore Selatan, Sabu & Uang Tunai Turut Disita!

 

Mktipikor.id||LORE SELATAN – Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Tedeboi, Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso, membuktikan komitmen tanpa kompromi dari aparat gabungan.

Menjawab keresahan dan kecurigaan warga terkait potensi kembalinya alat berat beroperasi, tim gabungan Satpol PP, Polres Poso, serta TNI dari Koramil 1307-03 Lore Selatan mengambil langkah taktis: mematikan langsung “jantung” armada pertambangan ilegal tersebut.

 

Penindakan tegas ini sekaligus menepis keraguan masyarakat yang mengira penertiban hanya sebatas pemindahan unit dari titik lokasi.

Kasat Pol PP Kabupaten Poso, Yudi Iswanto Saudo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa meskipun posisi fisik alat berat belum sepenuhnya diturunkan hingga ke Desa Runde dan masih berada di pinggiran sungai, seluruh unit dipastikan lumpuh total dan tidak akan bisa dioperasikan kembali.

 

Dari hasil operasi penertiban di lapangan, terdeteksi sebanyak 5 unit alat berat ekskavator dengan rincian tindakan sebagai berikut:

 

●3 Unit Ekskavator Dilumpuhkan: Komponen teknis utama (sistem vital/jantung mesin) dicopot oleh teknisi dan resmi disita sebagai barang bukti oleh Polres Poso.

●1 Unit Ekskavator Rusak: Ditemukan dalam kondisi tidak berfungsi di lokasi.

●1 Unit Ekskavator Sempat Kabur: Sempat dilarikan ke arah atas batas sungai, namun barang bukti pendukungnya telah berhasil diamankan petugas.

 

Langkah pencabutan komponen teknis ini memastikan alat berat tidak lagi bisa beroperasi. Ini adalah tindakan tegas dan terukur. Pemda tidak diam dan tidak cuek terhadap keluhan warga, melainkan terus bersinergi dengan TNI dan Polri,” tegas perwakilan tim gabungan.

 

Aparat mengimbau agar masyarakat tidak perlu cemas atau khawatir alat berat tersebut akan kembali mengeruk lahan secara ilegal. Jika pihak pengusaha atau pemilik berniat menggerakkan kembali ekskavator tersebut, mereka harus berhadapan langsung dengan proses hukum di Polres Poso tempat komponen vital alat tersebut disita.

 

Temuan Tak Terduga: Narkoba Jenis Sabu & Uang Tunai Disita Petugas.

 

Operasi penertiban PETI ini tidak hanya menghentikan pengerusakan lingkungan, tetapi juga membongkar tindak pidana kejahatan lain di area tambang liar tersebut. Saat menyisir lokasi, tim gabungan menemukan barang haram berupa narkotika jenis sabu beserta uang tunai senilai jutaan rupiah.

 

Dua orang terduga pelaku/pemilik barang haram tersebut langsung dibekuk di tempat dan digelandang ke Mapolres Poso untuk menjalani pemeriksaan maraton serta proses hukum lebih lanjut oleh Satresnarkoba.

 

Langkah konkret ini menjadi sinyal keras bagi para pelaku tambang ilegal maupun kejahatan berantai di wilayah Poso bahwa tindakan hukum yang diambil bukan sekadar formalitas, melainkan penindakan permanen hingga ke akar-akarnya.Pungkasnya”(Arwis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *