Sentuhan Kasih Pemprov Sulteng: Senyum Harapan Pelajar Korban Senapan Angin di RS Wahidin Makassar

Mengubah Kebingungan Menjadi Tangis Haru.

Sentuhan Kasih Pemprov Sulteng: Senyum Harapan Pelajar Korban Senapan Angin di RS Wahidin Makassar.

 

Mktipikor.id||MAKASSAR, 15 Agustus 2026 — Awan mendung yang menggelayuti keluarga A, siswi SMK asal Desa Korompeli, Kecamatan Lembo, Morowali Utara, kini berangsur terangkat. Di tengah ujian berat akibat kehilangan mata kanan terkena tembakan senapan angin, harapan baru bersemi setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah hadir secara langsung merangkul dan menyelesaikan seluruh beban pergumulan mereka.

 

Jumat (14/8/2026) menjadi momen haru nan penuh berkah. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menyempatkan diri datang langsung menjenguk A di RSUD Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Kehadiran Wagub Reny di ruang perawatan tak sekadar membawa simpati, melainkan juga kepastian: Pemprov Sulteng menanggung seluruh biaya pengobatan yang sebelumnya sempat mengimpit keluarga hingga mencapai angka Rp42 juta.

 

Mengubah Kebingungan Menjadi Tangis Haru.

 

Sebelumnya, pihak keluarga berada dalam situasi serba sulit. Selain terpukul oleh musibah fisik yang dialami sang anak, ancaman beban biaya puluhan juta rupiah sempat membuat mereka tak tahu harus melangkah ke mana agar bisa membawa A pulang ke Morowali Utara.

 

Perwakilan keluarga pasien, Mastin Lamato, tak sanggup menyembunyikan rasa harunya saat ditemui usai kunjungan tersebut.

“Terima kasih karena semuanya sudah ditanggung, tadi disampaikan langsung oleh Ibu Wakil Gubernur Sulteng. Semua pergumulan kami kini dibantu,” ungkap Mastin dengan nada lega.

 

Secara khusus, keluarga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido atas respons cepat dan kepedulian nyata yang diberikan. Kepedulian ini dinilai bukan sekadar bantuan finansial, melainkan suntikan moral terbesar bagi masa depan A untuk menatap hari esok.

 

Sinergi Positif Pemprov dan Media.

 

Kehadiran pemerintah di tengah krisis ini juga tak lepas dari peran media massa yang secara aktif menyuarakan kondisi keluarga A ke publik. Dalam kunjungannya, Wagub Reny Lamadjido menyampaikan apresiasi tinggi kepada para insan pers yang telah menjadi jembatan informasi.

 

“Terima kasih juga kepada semua media yang sudah membantu mengabarkan kondisi kami. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas semua kebaikan bapak dan ibu wartawan,” tambah Mastin.

 

Kini, kecemasan keluarga berganti dengan rasa optimistis. Didampingi dukungan penuh dari pemerintah daerah, proses pemulihan medis A di Makassar dapat terus dilanjutkan hingga siswi SMK tersebut siap kembali beraktivitas di kampung halamannya di Morowali Utara.Pungkasnya”(Arwis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *