Pimpinan Redaksi MK-TIPIKOR. Serta seluruh jajaran keredaksian mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya H.Rudi Agus Mulyana A.Md. Wakil JPJ JURNALIS JAWA BARAT
MKtipikor.id || Jawa Barang _ H. Rudi Agus Mulyana Telah Tiada.JPJ Kehilangan Sosok Komunikator yang Akrab dengan Bidhumas Polda Jabar
Kabar berpulangnya H. Rudi Agus Mulyana, A.Md, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Jurnalis Polda Jabar (JPJ).
Almarhum dikenal bukan hanya sebagai bagian dari jajaran pengurus JPJ, tetapi juga sebagai tokoh yang aktif membangun komunikasi dengan jajaran Bidhumas Polda Jawa Barat.
Di lingkungan JPJ, nama Rudi Agus Mulyana cukup melekat dengan peran komunikasi organisasi.
Sosoknya dikenal komunikatif, mudah bergaul dan mampu menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak, terutama dalam membangun komunikasi antara insan pers yang tergabung dalam JPJ dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat.
Jembatan Komunikasi JPJ dan Bidhumas
Kedekatan komunikasi almarhum dengan lingkungan Bidhumas Polda Jabar menjadi salah satu bagian penting dari rekam jejaknya.
Pada sejumlah kegiatan dan pertemuan organisasi, Rudi kerap tampil membawa kepentingan dan menyampaikan komunikasi JPJ kepada pihak kepolisian.
Salah satu momentum yang tercatat adalah ketika dirinya mewakili Ketua JPJ dalam silaturahmi dengan jajaran Humas Polda Jabar pada Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, komunikasi tidak hanya berkaitan dengan keberadaan organisasi, tetapi juga mengenai kontribusi insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan dan kinerja jajaran Polda Jawa Barat.
Peran tersebut membuat almarhum semakin dikenal sebagai salah satu figur yang mampu menjadi jembatan komunikasi antara JPJ dan Bidhumas Polda Jabar.
Identik dengan Juru Bicara JPJ
Bagi sebagian rekan di internal organisasi, Rudi Agus Mulyana bahkan identik dengan sosok juru bicara JPJ.
Meskipun secara struktural menjabat sebagai Wakil Ketua, kemampuan komunikasi serta keterlibatannya dalam berbagai agenda organisasi membuat almarhum kerap tampil menyampaikan sikap, informasi maupun kepentingan organisasi.
Ia bukan tipe pengurus yang hanya hadir dalam struktur, tetapi turut mengambil bagian ketika JPJ harus membangun komunikasi dengan pihak eksternal.
Dalam perjalanan JPJ, peran seperti ini menjadi penting.
Sebab organisasi wartawan yang berhubungan langsung dengan institusi kepolisian membutuhkan figur yang mampu menyampaikan aspirasi secara komunikatif, santun sekaligus tetap menjaga marwah organisasi.
Dipercaya Menjadi Wakil Ketua
Pada kepengurusan JPJ tahun 2025, Rudi Agus Mulyana tercatat dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua I.
Setelah terjadi perubahan kepemimpinan organisasi pada Desember 2025, almarhum tetap berada dalam jajaran pengurus sebagai Wakil Ketua.
Keberadaan almarhum dalam struktur tersebut menunjukkan bahwa Rudi memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan organisasi JPJ.
Bagi rekan-rekan wartawan, ia dikenal sebagai sosok yang tidak sulit diajak berkomunikasi.
Hubungan yang dibangunnya dengan berbagai pihak juga menjadi bagian dari modal organisasi dalam menjaga sinergi antara insan pers dan institusi kepolisian.
Jejak yang Akan Dikenang
Kini, sosok yang selama ini menjadi bagian dari komunikasi JPJ tersebut telah berpulang.
Kepergian H. Rudi Agus Mulyana meninggalkan ruang kosong bagi keluarga, sahabat, serta keluarga besar JPJ.
Namun, jejak pengabdian dan kebersamaannya akan tetap menjadi bagian dari perjalanan organisasi.
Ia dikenang sebagai Wakil Ketua JPJ, seorang jurnalis, komunikator organisasi, sekaligus sosok yang akrab dengan lingkungan Bidhumas Polda Jabar.
Bagi JPJ, kehilangan ini bukan sekadar kehilangan seorang pengurus. Lebih dari itu, organisasi kehilangan seorang sahabat yang selama ini ikut menjaga komunikasi dan kebersamaan.
Selamat jalan, H. Rudi Agus Mulyana, A.Md.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan serta menyampaikan alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Keluarga besar JPJ juga memohon maaf kepada seluruh pihak apabila selama hidupnya almarhum pernah melakukan kesalahan, kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Redaksi: MK-TIPIKOR
Admin: MK-TIPIKOR
Jurnalis : IWAN GUNAWAN











