Kawal Ketat Uang Rakyat, Warda Dg. Mamala Tegaskan APBD Perubahan Morut Harus Tepat Sasaran

Rapat krusial ini membedah rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Daerah198 Views

Kawal Ketat Uang Rakyat, Warda Dg. Mamala Tegaskan APBD Perubahan Morut Harus Tepat Sasaran.

 

Mktipikor.id||MOROWALI UTARA — Komitmen pengawalan uang rakyat kembali ditunjukkan oleh jajaran wakil rakyat Morowali Utara (Morut). Ketua DPRD Morut, Warda Dg. Mamala, S.E., memimpin langsung Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Rapat DPRD Morut, Senin (21/9/2026).

Rapat krusial ini membedah rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026—sebuah dokumen strategis yang menentukan arah penyesuaian belanja dan pembangunan daerah hingga akhir tahun.

 

Sinergi Kuat di Meja Pembahasan.

 

Proses pembahasan berlangsung intens namun harmonis. Warda Dg. Mamala hadir didampingi Wakil Ketua I Hj. Megawati Ambo Asa, S.I.P., M.H., dan Wakil Ketua II H. Ambo Mai, beserta jajaran anggota Banggar.

 

Sementara dari pihak eksekutif, Sekda Morut Ir. Musda Guntur, M.M., memimpin langsung para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk memaparkan argumen dan kebutuhan alokasi anggaran.

 

Uang Rakyat Tak Boleh Bleset!

 

Dalam pembahasan tersebut, DPRD Morut bersikap tegas. Setiap usulan program disisir secara mendalam agar prinsip efektivitas, transparansi, serta keberpihakan pada kepentingan publik benar-benar terwujud.

DPRD menegaskan bahwa APBD Perubahan bukan sekadar tumpukan angka di atas kertas, melainkan wujud nyata dari aspirasi dan harapan masyarakat Morowali Utara.

 

“Setiap anggaran adalah amanah. Pembahasannya harus dilakukan secara terbuka, cermat, dan bertanggung jawab. Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berdampak langsung dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan Morut,” tegas Warda Dg. Mamala.

 

Menuju Pengesahan.

 

Setelah pembahasan tingkat Banggar dan TAPD ini selesai, tahapan APBD Perubahan 2026 akan dilanjutkan ke babak berikutnya sesuai mekanisme tata tertib perundang-undangan hingga ketuk palu pengesahan.

 

Satu hal yang ditegaskan dalam pertemuan ini: Jabatan adalah amanah, anggaran adalah tanggung jawab, dan kesejahteraan masyarakat Morowali Utara adalah tujuan utama.Pungkasnya”(Arwis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *